Minggu, 23 Maret 2014

HERNIA (TURUN BEROK)

HERNIA (TURUN BEROK)
Berikut uraian dari pembahasan judul di atas.

Hernia, atau yang lebih dikenal dengan turun berok, adalah penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. Penderita hernia, memang kebanyakan laki-laki, terutama anak-anak. Kebanyakan penderitanya akan merasakan nyeri, jika terjadi infeksi di dalamnya, misalnya, jika anak-anak penderitanya terlalu aktif.

Berasal dari bahasa Latin, herniae, yaitu menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga. Dinding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin. Gangguan ini sering terjadi di daerah perut dengan isi yang keluar berupa bagian dari usus.

Hernia yang terjadi pada anak-anak, lebih disebabkan karena kurang sempurnanya procesus vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau buah zakar. Sementara pada orang dewasa, karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan karena faktor usia yang menyebabkan lemahnya otot dinding perut.

Penyakit hernia banyak diderita oleh orang yang tinggal didaerah perkotaan yang notabene yang penuh dengan aktivitas maupun kesibukan dimana aktivitas tersebut membutuhkan stamina yang tinggi. Jika stamina kurang bagus dan terus dipaksakan maka, penyakit hernia akan segera menghinggapinya.

Berdasarkan terjadinya, hernia dibagi atas :

  • hernia bawaan (kongenital)
  • hernia yang didapat (akuisita)

Berdasarkan letaknya, hernia dibagi menjadi

  • hernia diafragma yaitu menonjolnya organ perut kedalam rongga dada melalui lubang pada diafragma (sekat yang membatasi rongga dada dan rongga perut).
  • inguinal
  • umbilical yaitu benjolan yang masuk melalui cincin umbilikus (pusar)
  • femoral yaitu benjolan di lipat paha melalui anulus femoralis.

Sedangkan menurut sifatnya, ada hernia

  • reponibel ; bila isi hernia dapat keluar masuk.
  • hernia irreponibel ; bila isi kantung hernia tidak dapat dikembalikan ke dalam rongga
  • hernia akreta ; jika tidak ada keluhan rasa nyeri ataupun tanda sumbatan usus akibat perlekatan tersebut.

 

GEJALA-GEJALA HERNIA

Gejala hernia terbagi menjadi tiga golongan yaitu gejala pada hernia yang masih dapat masuk, gejala pada hernia yang sudah tidak dapat masuk, dan gejala hernia yang terpuntir.

# Hernia yang masih dapat masuk

  • Tampak sebagai benjolan di pangkal paha atau dinding perut yang tidak nyeri saat ditekan.
  • Benjolan akan membesar saat berdiri atau jika tekanan dalam perut meningkat misalnya saat batuk.
  • Dapat masuk sendiri atau didorong masuk kembali ke dalam perut.

# Hernia yang tidak dapat masuk

  • Benjolan tidak dapat masuk kembali ke dalam perut.
  • Dapat timbul dalam waktu lama (kronik) tanpa disertai nyeri.
  • Dapat mengalami pemuntiran.
  • Ada gejala penyumbatan usus seperti mual dan muntah.

# Hernia terpuntir

  • Merupakan hernia yang tidak dapat masuk kembali, usus yang terjebak terhenti suplai darahnya.
  • Hampir selalu nyeri, disertai tanda-tanda penyumbatan usus seperti mual dan muntah.
  • Penderita tampak sangat kesakitan dengan atau tanpa disertai demam.
  • Merupakan kedaruratan bedah, artinya harus menjalani pembedahan secepat mungkin.

 

CARA PENCEGAHANNYA

 

Ada beberapa cara pencegahan, yang dapat dilakukan secara sederhana, yakni :

 

Cara Pertama Bagi anda pekerja berat atau bekerja mengeluarkan tenaga untuk meng-angkat beban-beban yang berat disarankan anda sewaktu anda mengangkat beban berat tersebut untuk menahan nafas anda. Karena dengan menahan nafas usus anda menuju kekelenjar testis tidak turun.

Juga disarankan anda menggunakan pakaian dalam yang ketat sewaktu mengangkat-angkat beban yang berat.

 

Cara Kedua bagi anda yang sudah pernah menderita penyakit ini jika tidak mau terulang atau kambuh lagi sebaiknya jangan melakukan kegiatan-kegiatan mengangkat beban-beban yang berat-berat.

 

Cara Ketiga jika mau bersin diusahakan sebelumnya menahan salah satu telapak tangan anda di bawah pusar anda baru bersin.

 

Cara Keempat Sebaiknya 1 minggu sekali usahakan untuk tidur dengan kaki diangkat, atau kaki dialas pakai bantal agar lebih tinggi dari kepala. jangan pernah makan sayur jantung pisang karena ini pantangan bagi orang yang pernah mengalami hernia agar penyakit ini tidak kambuh.

 



Penulis: Pengobatan Tradisional
---
/notes/pengobatan-tradisional/hernia-turun-berok/180252395335016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar